Bangli Menuju Kabupaten Layak Anak Tahun 2020

  • 14 November 2019
BANGLI MENUJU KABUPATEN LAYAK ANAK  TAHUN  2020

 

BANGLI MENUJU KABUPATEN LAYAK ANAK

TAHUN  2020

        Berdasarkan Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2011 Tentang Kebijakan Pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak; Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Indikator Kabupaten/Kota Layak Anak; Nomor 13 Tahun 2011 Tentang Panduan Pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak ; dan Nomor 14 Tahun 2011 Tentang Panduan Evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak, Kabupaten menjadi salah satu peserta Evaluasi Kabupaten Layak Anak di propinsi Bali.

        Dalam implementasinya, kegiatan-kegiatan yang mendukung Evaluasi Kabupaten Layak Anak bersinergi dengan semua komponen yang terkait seperti Organisasi Perangkat Daerah, Lembaga Masyarakat, Dunia Usaha, Media Massa.

        Untuk tahun 2019 kegiatan-kegiatan yang dilakukan sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada adalah sebagai berikut:

  1. Kelembagaan :

Kegiatan Rapat Persiapan Evaluasi KLA berbasis WEB tahun 2019 dengan Gugus Tugas KLA di Ruang Krisna Setda Kabupaten Bangli tanggal 28 Pebruari 2019

 

 

 

 

Yayasan Amara Bhawana sastra merupakan salah satu Yayasan yang berkerjasama dengan pemerintah Kabupaten Bangli yang perduli terhadap Anak dari segi pendidikan, sosial dan budaya.

Kegiatan Peresmian Yayasan Amara Bhawana Sastra (ABSA) pada tanggal 10 Pebruari 2019.

 

Kegiatan Kabupaten Layak Anak didukung juga oleh Diunia Usaha yang tergabung dalam bentuk Organisasi Ikatan Pengusaha Wanita Indonesia (IWAPI) dalam bentuk penyelenggaraan kegiatan lomba-lomba untuk anak-anak. IWAPI Kabupaten bangli juga masuk dalam gugus Tugas KLA.

Kegiatan Rapat Koordinasi Gugus Tugas KLA yang dihadiri oleh ketua IWAPI Kabupaten Bangli.

 

 

 

 

 

 

 

  1. Klaster I      :  Hak Sipil dan Kebebasan

Kepemilikan Akte kelahiran bagi anak di Kabupaten Bangli.(Dukcapil Kabupaten Bangli)

                        -Yang menyediakan data terkait anak khususnya.

20161018_124435.jpg

Fasilitas Informasi Layak Anak (ILA)

Dinas Perpustaakan dan Kearsipan Kabupaten bangli telah mendukung kegiatan Kabupaten Layak Anak (KLA) dengan melaksanakan sosialisasi gemar membaca di sekolah dan Desa di Kabupaten Bangli yang bertujuan untuk mengurangi kegiatan -kegiatan yang kurang positif seperti menonton TV berlebihan dan bermain gedget.

 

Partisipasi Anak

Di Kabupaten bangli telah dibentuk dan dikukuhkan Pengurus Forum Anak Daerah Tahun 2019 sebagai bentuk partisipasi anak dalam mewujudkan Kabupaten Bangli Layak Anak

 

 

Kegiatan seleksi Forum Anak Daerah tahun 2019 di Gedung Bukti Mukti Bhakti  (BMB) Kantor Bupati Bangli, dan untuk grand Final dilaksanakan di Ruang Pertemuan Krisna Setda Kabupaten Bangli pada tanggal 23 Maret 2019.

 

Forum Anak Daerah dalam mengembangkan aspirasinya bekerjasama dengan Media Penyiaran dalam mensosialisasikan kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh FAD Bangli agar anak-anak bangli dapat mengakses informasi lebih cepat. Media penyiaran yang bekerjasma dengan FAD Bangli adalah Radio RPKB yang berlokasi di Bagian Protokol Kerjasama dan Informasi Publik setda Kabupaten Bangli.

Kegiatan : siaran langsung (Live) di RPKB untuk pelaksanaan kegiatan Seleksi Forum Anak daerah tahun 2019.

 

  1. Klaster II     : Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif

Persentase Perkawinaan Anak.

Dalam upaya menurunkan persentase perkawinan anak di Kabupaten Bangli , pada DPPKBP3A Kabupaten Bangli dilaksanakan kegiatan berupa Sosaialisasi tentang Pernikahan Dini dan Kesehatan reproduksi remaja kepada kelompok PIK-R yang ada di Kampung KB.

Kegiatan : pelaksanaan sosialisasi Pusat Informasi Konseling- Remaja di Kampung KB Br. Bayung Cerik Desa Kintamani pada tanggal 9 Mei 2019.

 

Kegiatan :pelaksanaan sosialisasi Pusat Informasi Konseling- Remaja di Kampung KB Br. Gelagah Linggah Desa Kintamani pada tanggal 15 Juli 2019.

 

Pengembangan Anak Usia Dini Holistik dan Integratif (PAUD-HI)

Untuk menjamin pemenuhan hak tumbung kembang anak usia dini, diperlukan upaya peningkatan kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan, perlindungan, kesejahteraan dan rangsangan pendidikan yang dilakukan secara simultan, sistematis, menyeluruh terintegrasi dan berkesinambungan, satuan PAUD memiliki peranan yang sangat strategis dalam upaya pemenuhan kebutuhan kebutuhan anak tersebut melalui kerjasama lintas sektor dengan sektor-sektor terkait.

 

 

 

 

 

 

Kegiatan pengembangan Anak Usia Dini Holistik dan Integratif(PAUD HI) di Bali Billingual Shcool (BBS)

 

 

 

 

Kegiatan pengembangan Anak Usia Dini Holistik dan Integratif(PAUD HI) di TK Desa Landih Kecamatan Bangli.

 

  1. Klaster III     : Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan

Berbagai program telah dilakukan pemerintah untuk menurunkan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi seperti Safe Motherhood, program Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi, Making Pregnancy Safer, dan lain-lain. Pelayanan Kesehataan Ibu dan Bayi merupakan pelayanan yang berkesinambungan dan saling terkait. Kesehatan Bayi ditentukan sejak bayi dalam kandungan. Disisi lain kesehatan ibu dapat berpengaruh terhadap kesehatan bayi yang dikandungnya. Berdasarkan hal tersebut, maka upaya penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka kematian Bayi merupakan kegiatan yang saling terkait. Oleh karena itu program Rumah Sakit Sayang Bayi tidak dapat dipisahkan dengan Program Rumah Sakit Sayang Ibu, menjadi satu program yaitu Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi.

 

                      

 

 

Pelayanan persalinan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan.

 

Gizi Balita.

Gizi     pada     balita      dipengaruhi      oleh      faktor  ekonomi     dan    latar

belakang  sosial budaya yang berhubungan dengan pola makan dan nutrisi.

Nutrisi yang  tidak     kuat    dalam  lima tahun pertama kehidupan berakibat

pada gangguan pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental dan otak yang

bersifat irreversible. Ukuran  keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi adalah

status gizi. Status   gizi  balita  mencerminkan   tingkat    perkembangan dan

kesejahteraan  masyarakat  dalam suatu negara serta berhubungan dengan

status kesehatan anak di masa depan.

 

 

            Kegiatan posyandu sekaligus penyuluhan tentang Gizi Balita di Desa Abangsongan pada tanggal 4 April 2019.

 

Kegiatan posyandu dan penyuluhan tentang Gizi balita di Desa Abang Batudinding tanggal 4 April 2019.

 

Kegiatan posyandu dan penyuluhan tentang Nilai Gizi dari Dinkes dan dari Tenaga Penyluh di Desa Bayung Gede pada tanggal 15 April 2019.

 

 -

Kegiatan posyandu dan penyuluhan tentang Gizi balita di Desa Buahan tanggal 20 April 2019.

 

Kegiatan posyandu dan penyuluhan tentang Gizi balita di Desa bonyoh tanggal 22 April 2019.

 

Kegiatan posyandu dan penyuluhan tentang Gizi balita dari Dinkes dan dari Tenaga Penyluh di Desa Binyan pada tanggal 17 Oktober 2019.

 

Kegiatan posyandu dan penyuluhan tentang Gizi balita dari Dinkes dan dari Tenaga Penyluh di Banjar Madya pada tanggal 11 September 2019.

 

Pemberian Makan pada Bayi dan Anak (PMBA) Usia di Bawah 2 Tahun

Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) yaitu :

  1. Melakukan inisiasi menyusu dini (IMD), memberikan ASI Eksklusif , memberikan makanan pendamping ASI(MP-ASI) mulai usia 6 bulan dan melanjutkan pemberian ASI hingga Bayi berusia 2 Tahun
  2. Memelihara kesehatan bayi dan anak
  3. Meningkatkan interaksi antara orang tua dan anak dengan melakukan kegiatan yang disukai anak seperti beriman, mendongeng, menyanyi serta memberikan contoh-contoh tingkah laku sehari-hari yang baik dan benar kepada anak.

Pemberian makanan pada bagi dan Anak di Desa manikliyu tanggal 15 Desember 2019

 

Pemberian makanan pada bagi dan Anak di Desa bonyoh tanggal 15 Desember 2019

 

penyuluhan gizi sekolah.jpeg

Kegiatan penyuluhan tentang Gizi sekolah, dan makanan yang baik untuk dikonsumsi bagi anak sekolah yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan.

 

 

 

 

 

  1. Klaster IV     : Pendidikan, Pemanfaatan Waktu Luang, dan Kegiatan Budaya

Konsep Sekolah Ramah Anak didefinisikan sebagai program untuk mewujudkan kondisi aman, bersih, sehat, peduli, dan berbudaya lingkungan hidup, yang mampu menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak dari kekerasan, diskriminasi, dan perlakuan salah lainnya, selama anak berada di satuan pendidikan, serta mendukung partisipasi anak terutama dalam perencanaan, kebijakan, pembelajaran dan pengawasan. Sekolah Ramah Anak bukanlah membangun  sekolah  baru, namun   mengkondisikan     sebuah

sekolah menjadi nyaman bagi anak, serta memastikan sekolah memenuhi hak anak dan melindunginya, karena sekolah menjadi rumah kedua bagi anak, setelah rumahnya sendiri.

Sekolah Ramah  Anak  merupakan salah  satu  indikator  dalam pengembangan

Kabupaten/Kota Layak Anak. Data sampai bulan Desember 2015, sampai saat ini ada 278 kab/kota yang telah menginisiasi menjadi Kab/Kota Layak Anak.

 

                           FB_IMG_1568702998598.jpg

 Kunjungan ke TKN Bangli yang merupakan salah salah satu  Sekolah Ramah  Anak di Kabupaten Bangli

                            

Sedangkan, Pemanfaatan Waktu Luang dan Kegiatan Budaya  diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga dengan Dinas  Kebudayaan dan Pariwisata

                         IMG-20190330-WA0059.jpg

Kegiatan budaya : pementasan tari oleh anak-anak

 

                      LATIHAN TARI DAN TABUH.jpg

Kegiatan : mengisi waktu luang dengan latihan gong baleganjur oleh anak SD dan SMP.

 

  1. Klaster V      :  Perlindungan Khusus

                                            Anak   korban   kekerasan   dan  penelantaran  yang  terlayani

                                    Pelayanan  oleh  TIM  P2TP2A  Kabupaten Bangli, yang terdiri dari

                                    Unsur Dinas PPKBP3A, Unit PPA Polres Bangli, Bidang Ketahanan

                                   dan Kualitas Keluarga pada Dinas PPKBP3A Kab. Bangli, Psikolog,

                                   Bidang  Kesehatan,  Majelis Madya, Dinas Kesehatan, Kementrian

                                   Agama,  Paralegal,  Yayasan ABSA, Kader BKB Nasional.

IMG-20200212-WA0021_1.jpg

Kegiatan Pendampingan Kasus Perebutan Hak Asuh Anak di P2TP2A Kabupaten Gianyar Tanggal 17 Juni 2019

 

            Pendampingan Anak   korban   Pornografi,  NAPZA,  dan      terinfeksi  HIV/AIDS  ditangani oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli.

 

                                   IWAPI di lokasi bencana (2).jpg

Anak           korban          bencana         dan     konflik    yang    terlayani   oleh Badan 

Penanggulangan   Bencana                     Alam       dan    bencana    konflik  Jaringan 

Terorisme Kabupaten Bangli.

 

                                                 

Diversi ABH di Kejaksanaan.jpg

    Anak penyandang disabilitas, kelompok minoritas dan                                               terisolasi yang dilayani, Kasus Anak Berhadapan dengan Hukum                                     (ABH)  oleh Dinas Sosial Kabupaten Bangli.

 

           KECAMATAN/DESA/KELURAHAN LAYAK ANAK        

Maksud pengembangan Kelurahan/desa Layak Anak (DLA) adalah untuk membangun inisiatif pemerintahan desa/kelurahan, masyarakat dan dunia usaha agar mengembangkanVisi, Misi, Kebijakan, Program, Kegiatandan kelembagaan pembangunan yang peduli, sensitif dan memihak pada kepentingan terbaik anakdan menjamin terpenuhinya hak anak di kelurahan/desa Guna mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak (KLA).

 

 

 

              Kegiatan Deklarasi Kecamatan/Desa/Kelurahan Layak Anak yang     dilaksanakan di Kantor Camat Bangli pada tanggal 1 November 2019.

 

 

 

 

 

 

Kegiatan Deklarasi Kecamatan /Desa Layak Menuju Layak Anak di Balai Banjar Desa Awan Kecamatan Kintamani pada tanggal 28 November 2019. 

  • 14 November 2019

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita